Peganglah Tanganku

Kamu telah tahu tentang dusta yang telah kulakukan,genggam dan pegang erat tanganku,jika jalanku ada bersamamu.Aku sudah lama meyakini ini sebagai sebuah anugerah besar yang ada padaku.Semua itu darimu,tak ada hari dan menitpun aku lupa tentang bayangan bersama pemujamu yang lain itu.

Aku tahu,jika semua itu tidak semulus dan seindah yang kubayangi.Namun semua itu ada tanganmu yang selalu ada buatku.Dari tapak ini,ajari aku memijak yang benar dan melangkah dengan bijak.

Sejak lama aku menunggu semua ini dengan semua sikapku yang aneh.Aku sempat merasa ini adalah jalanku yang paling benar dan baik.Namun itu tidak aku temukan,selalu ada rasa yang lain selain menggelitik dari jendela kamar kala itu.

Jendela bertingkat tempat aku dan segerombol pria sejati mengarungi jalan panggilanmu.Aku lupa saat itu,tentang sebuah makna yang terdalam dari hanya sekadar berjubah,hidup bersama dan berbagi kasih.Aku terlalu gegabah memahami panggilanmu,hingga guntinglah aku gunakan untuk memutuskan tali kasihku denganmu dalam jalan panggilan itu.

Maafkan kasihku,yang saat ini masih memenuhi hati dan pikiranku yang tak semurni bayiku dulu.Aku selalu meyakini akan sebuah mujisat yang akan dan terus berkarya dalam hidupku.Genggamlah dan tuntunlah aku pada rencanamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s