Menunggu

Menunggu disini aku Bapa

pada ranting tua dan rapuh kumenungguMu

ranting yang selalu ramai disinggahi

oleh setiap pengunjung lokal maupun asing

Akankah Kamu hadir dan mendekapku agar aku tahu Kamu masih ada untukku

ranting yang bercabang

ranting yang penuh dengan tanya dan kebimbangan

ranting yang penuh dengan kenikmatan yang membuatku masih terpukau akan keindahan itu

Bolehkah Bapa datang membantuku untuk melangkah

puisi,03 12 2016

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s