Sajak Malam

Kepulan rokok sang tuan raja itu dengan liar memanasi bekunya malam itu.Ditemani kopi hitam buatan gadis perawan yang sehabis berdandan,ada kenikmatan yang menambah suasana malam itu.Dari kamar rias ada sepasang kekasih yang selepas memadu penat dalam ranjang lembab dari siraman anggur asam.

Teriakan hati malam dari seorang pelayan sehabis diperkosa oleh waktu yang tergores zaman.Kita tak lagi seanggun gadis desa,jika anggunmu diakui,maka telanjangkan dirimu.Kamu akan sempurna jika bokong dan payudaramu seindah hiasan gitar spanyol.

Ditambah lagi selangkanganmu dibumbui alkohol dari bibir yang dicumbuh dan lidah yang menari.Kita akan berpesta malam ini,kita habiskan sisa kedudukanku dengan fee yang kuperawani.Tak perluh risau sayangku,akan kumandikan dirimu dengan kembang malam yang dipetik di musim semi bulan kemarin.

Aku mempunyai banyak ajudan yang selalu meriasmu agar napsuku menambah saat kekenyalan dari daging selangkanganmu dipolesin lipstik termahal.Dan tubuhmu diparfumi dengan kosmetik mancanegara yang kubeli kemarin saat weekend.Kita tiduri malam ini dengan latar mimpi para pejabat yang diceritakan pendahuluku.