Bahagia Ketika Diapiti

Ketika mimpi menjadi kenyataan,aku ingin berucap terima kasih dan rinduh buat dunia yang telah berujar setia janji.Kita sepakat menyatakan ekspresi kenyamanan atas setiap polemik yang begitu menyengakan bahkan menggiurkan.Ada keserasian yang telah dibangun pada jejeran tempat kita bersandar.Mengapa cinta ini terus ada hadir menyapa kekenyalan hidup yang mungkin akan mengubah setiap rasa pengap dan bosan.Aku benar-benar dalam dunia nyata akan gesekan tubuh yang disentuh,aku nyaman.

Ketemuan Yang Miris Dengan Pacar

Zaman yang semakin canggih hingga sia-sianya arti pertemuan berdua.Berpacara,namun tidak nyata namun hanya bergelamor di media sosial.Lumrah,rasanya bila itu terjadi.Sepertinya membuang waktu yang tidak berguna hanya untuk bertemu,namun tidak bicara.Bicara melalui hati,semuanya sibuk sendiri dengan gadget.Itulah model berpacaran zaman sekarang,tidak kerasan dan romantis.Romantis di media sosial,hanya untuk dilihat orang.Polemik yang rentan selingkuh,karena mengumbar cinta.Sadarilah hal ini,jika memang demikian lebih baik berjauhan.Apa bedanya sama LDR ?

UNITRI Lembata

Malam itu sempat terlihat bergemuru oleh setiap bisingan yang terprogram.Ada niat dan gelorah bersatu yang luarbiasa bercokol dalam setiap insan yang saat itu berkata sepakat.Sungguh dan pantas diapresiasikan kecakapan berbicara malam itu.

Mengapa mereka membuang malam yang indah di sudut serambi kos ? Dengan giat,mereka membuang sempat dalam waktu untuk bermufakat.Malam ini,aku harapkan terus ada dan berlanjut indah.

Saat Ini

Ketika tempat dan waktu telah hadir memberi ruang untuk bertatap dengan diri

namun saat itu kehampaan mengerumuni hidupku dan seolah menindisku dengan begitu beratnya

aku tidak bergerak dan hanya pasrah,namun masih ada harapan untuk terus berisi rongga peredaran

aku terus ada jika harapan ini ada

kekwhatiran yang terus berkecamuk memenuhi setiap ruang yang manakala punya harapan untuk legah

namun itu tidaklah dimiliki,setiap jengkal dari perjalanan adalah terang

Ketika Kesal

Aku pengen berteriak dan kemudia maki,memberikan sebuah amarah yang sedang berkecamuk redam dalam setiap ringga tubuh

aku mencoba untuk berkata tentang kesialan yang terus ada silih berganti

sepertinya mereka betah dengan aku,dan kemudian mencoba untuk mengganggu hidupku

merenggut semua tenaga pada raga yang masih tersisa

aku yang salah,selalu menundah,dan akhirnya menjadi sial sendiri

apakah aku harus mempersalahkan waktu yang membuat aku menjadi gila di saat ini

aku tidak bisa berkata,hanya menahan semua rasa itu dalam-dalam

mencoba membuangnya namun tidak bisa

aku tipe orang suka memendamnya dan tidak mudah melupakannya

pantasan cepat tua dan keriput

bodoh amat

Matamu

Bolehkah kamu memberiku ruang untuk masuk dan kemudian terus mengisi selah-selah dari buluh matamu yang berbinar terang

Indah dan menyejukkan bak embun pagi yang bertengger pada lembaran daun sejuk

Kamu telah mencoba untuk menjadikan aku terlihat sempurna di setiap jengkal dari langkah kakiku

Kamu begitu tenang dan telah memberikan aku semangat

Terkadang kamu begitu berbahaya karena telah membuatku tersiksa

Kamu selalu menggangu aku dalam tidur malamku

Hingga detak dari jarum jam pun tidak terdengar olehku

Namun kamu begitu berjasa bagiku,karena telah menyempurnahkan hari-hariku

Perna Bersyukur Dengan Lupa

Ini telah terjadi

tentang sebuah hal yang baru perna aku temukan tentang sebuah egoisme yang ada

tentang popularitas dan kekuasaan

semua itu telah ada di benak setiap kita

dan aku menjadi yang terdahulu ada dalam langkah itu

aku bertemu dengan ketidakadilan itu

mencoba untuk singgah dan berdiskusi sebentar demi sebuah pengalaman baru

namun tidak terjadi padaku

aku lupa

sebenarnya,baru aku ketahui bahwa lupa dapat juga membawa kita kepada kebaikan

aku lupa berbuat kebodohan

tentang keadaan nyata yang memaksa mendewasakan aku

Ada Tanya

Rontahan dalam lambung yang memukau tentang sebuah harapan akan realisasi

ajakan kita menjadi bukti bahwa kita peka pada diri sendiri bahwa hidup ini butuh asupan

kata orang kamu mengapa demikian terus merasa bahwa makan itu penting tanpa ditundah

aku mau bertanya bahwa menundah karena kamu mau berekspresi

mana bisa kamu berkata tanpa energi yang cukup

memang kamu bisa berkata namun katamu tidak berkata

aluran percakapan saat itu,dimana ada semacam perbandingan tentunya

jika kamu berpikir jauh bahwa tipe itu adalah egois

ada sisi positif jika kamu bertanya tentang dia kepada aku

agar kamu tahu bahwa dia demikian namun mengapa raut wajah ambisimu nampak jelas

tanyakan saja jika kamu tidak bermaksud memilah dari itu

karena sesungguhnya kamu bisa karena ada yang tidak dari itu

Gengsi

Sampai kapan terus ada pada diri ini

menjadi lebih bukan berarti dihargai bukan

hargailah agar kamu dihargai

jangan melihat bahwa dia adalah kecil dan lebih muda sehingga aku meremekan mereka

kita adalah sama,kamu kaka karena ada yang lebih adik

senjamu adalah paginya mereka

ada regenerasi

menjadi lebih akrab agar kamu bisa menjadi mereka

Aroma Rasa

Saat itu aku mencoba menepih dari keramaian yang pada saat itu asing bagi aku

entah mengapa demikian terjadinya,semenjak keputusan itu bulat dibuat

aku tidak turut hadir pada saat itu

bukannya aku tidak peduli atau kehabisan material dari sepeser

namun semua itu,telah aku katakan bahwa sudah aku dengar dan temukan

walaupun aku tahu,setiap orang punya cara dan metode yang berbeda dalam berbagi

aku terpaku terpojok pada tiang bangunan itu di saat guyuran lebat air langit mencurah

ada rasa haru saat hujan memberikan begitu rupa pengalaman dan kisah dari aroma bau tanah selepas hujan dikala tercium waktu itu

semenjak aku dan sahabat segubuk sedang berbagi kasih pada beranda lantai dua

semua menyatu reunian pada sanubari dan benak

rasa itu kian terasa nyata dan sadar saat ada rontahan dari rintihan sakit isi dalam perut ini

bingkai kisah semua menyatu pada senja ini