Potret Kusam Yang Mengumbar Rindu

Aku ingin saat malam menjemput pergi.Dirimu terus menemaniku bak seorang gadis perawan yang selalu diintari.Meniduri diri di pangkuanmu dan kemudian tangan lembut itu mengulas rambut kepala.

Sungguh itu akan membuat mata tak ingin pejam walaupun kantuk melanda.Aku ingin lebih lama lekat manatap wajah manis milikmu yang natural.Bercanda gurau lama denganmu,agar rasa terus di asah.

Bolehkah aku menuliskan bait rindu kepadamu dari jarak waktu.Berangsur menyicil agar tak encer dan dangkal coretan ini kugoreskan.Aku tak ingin membuatmu kecewa,cukup mereka.

Bukan juga aku ingin mereka sakiti dirimu,namun itu sudah terlanjur diutarakan.Aku ingin potretmu menjadi pengganti dirimu saat ini.Aku sangat merindukanmu,aku cemburu dengan mereka yang dibelai oleh tangan lembut yang membawai selama sembilan bulan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s