Ketika Dunia Ingin Dipahami

Gambar:Foto sendiri

Sendiri menatap kosong pada setiap mata yang berkaca.Kemudian bercerita sambil belepotan dengan tengil hingga separuh jiwa ingin bersetubuh bumi hampa.Ingin dipahami namun tak memahami hingga hanya kesendirian yang meratap ramai di sana-sini.

Mereka berkata tentang ulasan janji yang terdahulu,namun tak pernah sedikitpun meratapi kesendirian itu.Kita hanya onggokan kisah yang mungkin akan dipungut namun bukan untuk dipermainkan.Kita punya kisah yang berbeda yang dapat dilaruti bersama waktu.Namun bukan berarti hanya kau yang memonopi sampai dunia tak memaafkan.

Ini hanya sepenggal rupa dalam keharusan yang mesti kita rundingi.Mungkin kita dapat meminjam meja bundar di den hag agar porosnya dapat diketemukan.Agar kita tak lagi menyepeleh tentang setiap hamparan belenggu yang dirundingi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s