Mungkin Hanya Lukisan

Kata teman kecilku saat bermain kelereng sambil sedikit membusungkan dada membanggakan aktivitas malam sebelum mata mangatup membangun spirit.Katanya selalu dibumbuhi cerita yang menarik dan menggoda imaji untuk bernostalgia pada dunia yang sejuk dan murni.Ada banyak cakupan fungsu dan cara untuk menemukan serta mencari beberapa jenis makanan.

Semua orang disana selalu mengandalkan alam,oleh karena itu tak ingin tangan jail dan lancang merusak keperawanan bumi pertiwi.Semua orang dari tanah seberang mengincari bumi pertiwi.Itulah gejolak yang pikirku hanya ilusi yang tertuang dalam lukisan malam sebelum salam pisah untuk beberapa dekade waktu.

Semua itu menjadi pendasaranku ketika kaki sudah tidak dipayungi tangan yang besar kasih.Aku melihat tanahku gersang dan berpolusi,banyak teman sejawatku meradang tenggorokan demikian juga dengan diriku.Mungkin ini yang dapat menjadi bekal dalam iming yang bertepih.Mungkin syair lagu adalah pelarian dari keniscayaan akan sebuah kenyataan dari mimpi kesiangan.

Batu dan kayu menjadi tanaman itulah bumi pertiwi Nusantara.Lucu,semua itu berbanding terbalik.Orang tanahku akan sadar ketika tanah menjadi biang kematian oleh ulah sendiri.

Bumi akan murka dan mata orang tanah akan melek melotot.Menyesal dari keteledoran yang membabibuta,dan tanah akan menertawakan sensasu klasik.Orang dari seberang mencoba mempraktekan penemuan canggih mereka untuk menyuburkan tanah.

Namun kita sendiri tidur dalam kekeringan tanah kemarau panjang,dan kemudian hanya bersujud berharap turunnya hujan.

Berdoa tanpa usaha adalah sia-sia.Meleklah matamu dan lihatlah fenomena yang terjadi di tanah Nusantara.Kemarau berkepanjangan dan mata air berkurang debitnya.Tanah tak lagi subur dan kita tak lagi segar raut wajah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s