Perawan Buronan

Aku memburuh malam dan kembali subuh pada seonggok kisah yang membekas.Aku mencari kabar dirimu pada tetesan embun yang bertengger.Malam ini kubiarkan tubuhku dilumuri hasratmu yang tak menahan dahaga kehausan.

Aku menari pada rerumputan dengan tubuh berkelana bebas kala di pantai.Aku menikmati tikaman itu hingga dirimu tak menahan dehidrasi yang keluar.Lemas tubuhmu yang berhamburan pada puting kelintikan.

Tentang kabar malam itu yang selalu abadi menunggu bunyi jangkring yang biasanya.Malam ini,terlihat hampa dan sepih.Aku malu dengan malam itu,mendengar suara desahanku yang menggelegar menahan.

Rasa malam itu hanyalah panas yang mengarungi lautan mimpi dan bayangku.Rerumputan basah yang melicinkan tubuh telanjangku tak sedikitpun melesetkan posisi bokongku.Hingga kita tetap dalam kenyamanan yang membuat keawetan dalam perbutan liang vaginaku,aku legah.