Sebuah Cerita

Ilusi tentang dirimu yang selalu bersamaku dalam hariku.Tak perna kubiarkan dirimu pergi dan menghilang dari bayang dan nyataku.Cukup diriku yang bergegas menepih dari ramainya dunia,untuk mengingatmu.

Aku ingin membunuh nadi egomu agar lelapmu dalam dekapanku.Aku Ingin menulis sebuah surat padamu agar dirimu tahu tentang rentetan kata yang akan sedikit mewakili isi hatiku.Aku ingin mewarisi kisah romantis dahulu yang perna diceritan saat dongeng malam.

Surat bertinta emas yang selalu berkisah tentang ketulusan dan kesabaran dalam mengarungi tapak cinta.Dahulu yang jarang terdengar orang ketiga dalam hubungan dan sekaligus mengajari aku tentang filosofi kata yang sarat makna.Kata yang tak perna berbohong,demikian cintaku padamu tak akan kupalingi dengan romantisme pagi.