Aku Pengecut Dalam Lensamu

Berulang kali kukatakan pada getaran jiwamu yang pernah kudekapi.Aku tak ingin cintaku dan cintamu palsu,tak selaras hanya lewat lensa.Aku katakan padamu,itu bukan imingku yang pernah aku tuturkan pada ombak dan angin malam.

Aku pernah berbisik lirih padamu saat matamu keletakan pada mataku.Kita beradu pandang.Kamu tahu aku tak pengecut seperti kali ini bukan ? Aku tak ingin dibilang pendusta dalam keramaian.Aku hanya ingin katamu,keluar melalui bibir lentik milikmu.

Dan akan kumainkan syairku lewat bibir yang menyatuh.Kita terlihat lihai dalam memujah rasa yang sekian lama tak kita kotori dengan lipstik mlikmu dan lumuri dengan liur milikku.Kita akan dicemburui langit dan angin.Namun itu bukan alasan utama aku dan kamu memadu malam yang sempurna tanpa ada dikotomi lain yang memisah jarak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s