Terlelaplah

Tidurlah anakku,akan aku nyanyikan syair melalui rentetan butiran yang menyerang bumi.Akan aku lagukan dalam pantun cenaka agar tidurmu terbuay olehnya.Aku masih ada dalam nadimu,yang berkelana bersama bayang mimpi tidurmu.

Percayalah bahwa mimpimu menghantarmu pada kelegahan dan kebahagiaan.Aku menggenggam tanganmu di kala lelap menguasaimu.Kamu tidak menyadari akan hadirnya diriku dalam setiap desahan nafasmu.

Biarkan diriku meneguk rasa khawatirmu di saat matamu melotot tadi.Aku membuat harimu akan bersinar laksana embun yang menyambut biasan sinar.Aku ada untukmu,tidurlah anakku,agar bangunmu memberikan semangat baru.

# Refleksi #

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s