Amarah Luar Dalam

Jujur aku sangat egois,tidak pernah memberi ruang untukmu tersenyum apalagi tertawa.Menderitanya kamu adalah caraku mengukir kebahagianku.Kamu hanyalah amarahku untuk menegukmu secara cepat tanpa menunggu perintah.Inginku habisimu dalam napsuku,hingga amnesialah cara pelarian terbaik bagiku dan dirimu.

Mungkin kamu tidak menyadari itu,aku akan sangat menderita jika melihatmu tersenyum tanpa sebab di kala sendiri,dan di saat bersama irang lain.Kamu pantas tersenyum dengan diriku,bercanda dan berlompatan sambil sesekali mencubit lenganmu dengan manja.

Mengapa sekarang malah kamu menjauh,hingga amarah ini tak mampu kubendunng.Melototimu dari kejauhan dengan melihatmu tersenyum adalah kuman penyakit mematikan bagiku.Aku tidak peduli jika akhirnya kamu tahu tentang ini,entah kamu menilaiku sebagai pribadi yang egois dan cemburuan.Aku tidak peduli,karena cintaku hanya untukmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s