Pentingnya Konotasi Negatif Dalam Kampanye

Rekan-rekan yang terkasih

Dalam beberapa dekade yang telah lewat bahkan saat sekarang masih menjadi sebuah topik trending,adalah ketidakpercayaan masyarakat kepada partai politik dan juga sebaliknya.Semua itu,dilandaskan pada beberapa peristiwa politik pada oknum tertentu sehingga menimbulkan mosi tidak percaya dari masyarakat itu sendiri.Ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa masyarakat menjustis demikian;pertama, kurangnya pemahaman masyarakat tentang politik itu sendiri dan juga beberapa kegiatan yang di lakukan dalam partai-partai politik.

Rekan-rekan yang terkasih

Ketidakpercayaan itu,tidaklah menjadi hal yang kursial dan perluh kita khawatirkan,namun ada hal yang lebih urgen lagi yang mestinya kita pandangi secara kasat mata.Hal itu berkaitan dengan semua sumber media dari kita yang tidak dipercayai yang hanya memberikan informasi hoaks.Kita perluh mengetahui bahwa kampanye yang disampaikan adalah sebuah kharismatiknya pemimpin yang handal.

Rekan-rekan yang terkasih

Jika kita ingin memiliki pemimpin yang berkarisma,maka ikuti proses kampanye dan dengarkan suara yang dilantunkan itu.Sesungguhnya,dia telah mengikuti tahapan yang begitu panjang untuk menjadi seorang pemimpin yang akan dibanggakan.Karena untuk menjadi pembicara yang hebat,maka jadilah pendengar yang setia.

Rekan-rekan yang terkasih

Sebenarnya kami hanya membutuhkan konotasi yang negatif dalam kampanye tentang retorika itu sendiri.Karena sesungguhnya kami akan terus berlatih untuk menjadi pembicara yang lebih hebat lagi seperti tokoh besar dunia.Konotasi yang berkaitan dengan omong doang,tanpa ada kerja nyata.

Rekan-rekan yang terkasih

Perluh anda ketahui bahwa jika hanya bekerja tanpa menjadi seorang pembicara yang hebat,maka dangkallah otak untuk bersaing dengan daerah yang telah maju.Karena di dunia sekarang,kita harus bisa berkomunikasi,karena dengan begitu anda akan dikagumi dan sukseslah hidupmu.Maka untuk menjadi pemimpin,haruslah beretorika dalam kampanye agar menggelgarlah karisma pemimpinmu.Tentu anda akan bangga memiliki seorang pemimpin yang pandai beretorika,semua ini karena motivasimu dengan berkonotasi negatif.Di akhir pidato ini saya mengajak anda sekalian untuk menjadi seorang pembicara yang handal,dan berilah motivasi kepada pemimpinmu tanpa harus menghinanya.Karena jika anda menghinanya,kamu juga telah menghina dirimu.

# Pidato #

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s