Mereka Bukan Aku Yang Bersumpah

Rentetan kata yang demikian nyatanya,aku hanyalah bianglalanya mereka dan mengapa harus aku yang menyadari.Bukannya semua itu telah usai bersama jasad yang tak bernafas ? Aku bukanlah mereka,maka tidaklah semestinya aku harus bersumpah.Sekarang kita telah menjadi aku yang mengedepankan eksistensi diri.Tidak ada artinya lagi kita menjadi kita yang berujung dusta.Ketika kita menjadi kita maka terjadilah aduh domba,rasisme dan radikalisme.Maka tidaklah jaman ketika kita masih menggunakan kata kita.

Aku mengajak akunya kamu yang menjadi pribadi tunggal untuk menekadkan sumpah dirimu.Bukan mengajak mereka untuk menjadi kamunya tunggal.Kamu telah menjadi dewasa dan tidaklah berguna jika kamu menjadikan dirimu kita.Kamu pribadi utuh yang masih ketergantungan adalah bukan sumpah pemuda yang kamu sendengkan.

Aku juga telah menjadi aku yang utuh tanpa menggantugkan pada kamu apalagi menjadi kita.Mengapa aku menjadi utuh,karena kita telah melahirkan pemisahan dan perbedaan.Jika bukan kita maka tidaklah adanya multikultural,pluralisme,SARA,Bhineka Tunggal Ika dan bahkan Pancasila.

Sadarkah kamu yang utuh ini,masihkah bergantung pada kita yang berujung duka.Apakah mata dan indera lainmu masih aktif ? Sadarilah bahwa kita telah melahirkan konflik di tanah yang kita sanjungkan ini.Hilangkan kita dan jamak lainya itu,gunakan aku yang mandiri dan berani mengoyakkan duniamu sendiri.Apakah dengan adanya kita,diri tunggalmu menangis beringas kita lainnya mendengarkanmu ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s