Jika Menikah Adalah Sex

Pastilah terdengar dalam telinga hati tentang rentetan kata yang mendebarkan tentunya,kita sepakat berucap janji pada diri bahwa kita yang menjadi biang kata ini terungkap.Bukannya demikian benar adanya,rupa dari wajah kembali buram oleh kekusaman hati yang penuh nanar.Mereka menjadi penyambung lidah agar kata itu terdengar indah.

Menikah dalam artian yang berasaskan kenikmatan hati dan raga merupakan sesuatu yang murni oleh suatu ikatan janji.Namun tidaklah berbalik arah perspektif itu,menikah untuk sex yang tentunya mendapatkan kenikmatan birahi yang terpuaskan.Jika demikian mengapa kita menjadi heran dengan dunia yang majemuk oleh perilaku aneh manusia.Kita seyogyanya berterima kasih oleh perbedaan yang menyerupa oleh sikap dari pilihan hidup.Mereka tidak menikah karena,tentu kepuasan sudah terbayar atau mungkin saja mereka masih mencari arti dari pernikahan yang sebenarnya.

Inilah polemik yang mendasari hati dan jiwa,kita telah tergores oleh arus pemahaman yang membutahkan.Tidak menghargai arti pernikahan itu secara benar dan baik.Menganggap semuanya itu adalah hal yang lumrah.Salahkah jika mereka memporakporandakan pelacuran,aborsi dan penyakit menular lainnya.Sebab tidak bijaklah pola pikir dan tindakan kita agar semua itu tidak menjadi sesuatu yang mulia dan indah.Pandanglah dari banyak segi kehidupan agar tidak dangkallah keputusan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s