Alur Cerita

Dan akhir dari cerita ketika kita bersama melotot pada alur tapak itu.Aku masih melengah dengan kisah dulu hingga aku lupa bahwa aku tidak sedang bermimpi.Mengapa kita harus menginginkan dirinya hingga lupa bahwa dia punya masa lalu.Bukannya kamu lebih egois dirinya yang masih tetap terpaku pada topangan daku.

Sejujurnya aku ingin berteriak dengan sikap itu,aku buta melihatmu dengan cara palsumu.Harusnya aku sadar betapa beratnya sebuah hubungan yang relah terbuang.Aku lelah dengan semua penantianmu,walau lebih lelahnya dirimu.Itulah aku yang selalu membuat diri ini terbebani agar pekalah dirimu.

Aku masih tersipu malu dengan semua omonganku yang sebenarnya tidak membuatmu sadar akan keberadaanku.Aku memaksamu untuk memujaku namun aku tidak memujamu.Rasa ini hanya sekadar dihambur agar diriku diperjuangkan namun tidak denganku untuk tulus.

Inginku memujamu dalam dengkulku agar kamu tahu aku minggat denganmu.Penasaran darimu hanya sebatas menjaga jarakku agar borokmu tidak tercium olehku.Aku haus dengan semua perjuanganmu hingga kamu lupa untuk bersyukur karena telah mengisap banyak airku.Selamat tinggal kenanganku denganmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s