Gelas Kaca

Bening menembusi setiap rongga yang ingin disembunyikan dari ramainya mata yang memandang.Mata mereka melotot mencari noda yang menempel pada dinding kaca itu.Aku sempat melarikan gelas itu,agar celah borokku tidak teramati dengan cermat.

Inginku pecahkan gelas itu.Agar maluku lenyap oleh semua mata yang melototiku.Menertawakanku dengan cibiran yang menyengat,aku dibuat lupa diri.Lalu bagaimana cara aku bisa menyembunyikan serpihan gelas kaca itu ? Apakah aku harus menenggelamkannya ataukah akan aku kuburi,sehingga tidak membekas maluku itu ? Lalu tidakkah mereka bertanya tentang keberadaannya dan juga tentang hal terselip dari hilangnya gelas kaca tersebut. Apakah aku harus ikut menghilang bersama gelas kacaku ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s