Aku Masih Berkelana

Jalan terbaik bagiku untuk pergi menenangkan diri,tentang seribuh harapan yang tak kunjung menepih pada tepihan air asmara.Mungkin hanya aku yang masih di tepih jalan raya,tempat orang bermandikan debuh.Mereka semua memandangku dengan candaan dan kebingungan,mungkin saja aku dibilang gila.

Ketahuilah bahwa diriku berangsung lupa tentang harga diri,aku telah ingin menjadi merasa dalam karsa yang dipajang.Aku tidak ingin gensi merangsangi diriku.Bolehkah aku bertanya tentang keberadaan dirimu.

Mungkin saja kamu telah bahagia dengan lenyapku.Aku begini karena lamanya waktu yang menyatukan.Aku harus mencari luasnya jalan raya agar tidurpun aku dapat lakukan.Aku ingin legah segera didapatkan hanya untuk mengais rindu dan juga ingin membuktikan bahwa aku telah nyaman dengan pengembaraanku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s