Hingga Kumiliki

Sejak lama rasa ini aku pendam,lebih lazimnya ketika jarak spasi kumenatap wajahmu.Begitu sempurna dan tulus keiklashanmu untuk mengajakku berkata tentang hal serupa.Jujurmu membuatku kagum dalam selah diamku saat itu,asalmu dari tempatku memuja.Apakah kamu diutus untuk mengisi kosongnya hatiku ? Namun tidak perna aku temukan rasa itu,bersemayam dalam raut wajahmu.Apakah kamu pandai menutupi rasa itu di depanku,agar aku tidak dengan mudah memahamimu ?

Sungguhpun aku katakan bahwa kamu selalu menjadi teman diskusi terhebo di relung hatiku.Kamulah yang mampu mengisi hatiku ini,tidak ada yang lain yang dapat menggantikan posisi batinku untuk mengatakan bahwa kamu seutuhnya bagiku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s