Racun Rindu

Katanya racun itu membuat diri ini tersiksa dan kemudian menyerah dalam dekapan dunia.Sebenarnya tidak salah untuk kita saling berdiskusi tentang beribuh kisah dan makna dari racun itu.Namun tidaklah menjadi penasaran buat aku dan juga kamu yang tentu baru saja mengetahui kata ini.Aku pun ikut beradu kata dengan hati yang ikut merenung akan hadirnya pujaan hati dari aroma penjilat itu.Kataku penjilat tentu,begitu kasar dan tidak menjadi suguhan hati dan pikiran kita.

Penjilat dengan memberi nuansa paling membahana dan menjadikan diri ini terpikat.Kamu menajadikan setiap penunggu menjadi keruan tak terkendali dari sudut tempat itu.Kamu memberikan rasa yang selalu serupa dengan kata hati.Aku baru sadar kala aku mulai mencoba dari pelarian.Jujur aku menyesal baru mengenalmu tiga tahun silam,kala itu Bandung menjadi tempat paling romantis untuk dicumbuh.Kamu penikmat dalam menamba rasa saat itu.Aku telah berada di zona yang tidak dibilang indah oleh mereka yang ada di gubuk indahku.

Kamu adalah kopi pahit sepahit hati dan juga akan semanis rasa,sehitam dunia malamku namun kadang memberi kepastian akan dalamnya muara kasih.Penawar rinduh cintaku,kamu racun untuk terus aku rinduhkan pemberi dambaan nostalgia,rasa candu pada dahan yang pernah kita rajut dengan pelukan dan gigitan pagut punyaku dan punyamu.Kita lebih sejuk dari rindangnya kopi saat itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s