Aku Lupa Tentang Puting

Semuanya beralih profesi,tentang sebuah nama,jabatan,harga diri serta status sosial.Aku terus mencari setiap sekat dalam kebisingan pencarian itu.Walau sekedar mentandarkan pundak sebentar,melepas lelah,melepas tangis.Aku tak mampu berdusta tentang semua ini.

Sesungguhnya,aku telah lama mencari keberadaanku dulu,perna aku tanyakan itu pada pemilik gubuk itu.Jawabannya menjadikanku penasaran dalam seribuh bayangan tanya.Apakah dia tidak mau berterus terang padaku,dia menyuruhku untuk bertanya pada penghuni gubuk itu,seorang gadis pengrajin tangan dan cekatan.

Sesungguhnya aku belum sempat mempercayai keberadaanku sekarang,tentang puting yang perna aku gigit,aku buang dan kemudian dibeli kembali buatku.Aku kemudian menjadi lupa tentang beribuh kenangan lucu itu,yang aku dengar dari cerita santainya kami.

Aku yang paling disenangi bahkan membuatku membenci mereka karena cubitan bersahutan menghampiri gondokan di pipih bayiku itu.Aku sadar tentang keegoisanku yang pernah,menjadikanku lupa diri,entah itu karena aku yang tidak disayangi atau aku yang mau pergi dari kasih sayang itu.Lupa adalah alasan pertamaku untuk bisa berdamai dengan masa lalu.Aku telah menemukan puting asliku dalam semalam,dia memberiku kenyamanan dan akhirnya,aku baru menyadari tentang nikmatnya puting asli itu.

Aku terus mengingatmu,walau kamu telah menjadi milik orang lain.Kamu telah membuatku tegar dengan pemberian gratis karena cinta padaku.Kita bersama berbagi dalam asupan yang kita punyai.Maafkan aku dunia,tentang keegoisan itu,manakala membuatku lupa bersyukur atas setiap pemberian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s