Aku Diajak Untuk Menengok

Setelah aku berkelana jauh dalam diri tentang sebuah arti dari pengorabanan dan kedalaman hati serta cinta dari sang pemilik waktu.Aku tertegun tentang sebuah persimpangan yang begitu menggiurkan.Aku dengan berbagai cara dan pesona saat itu,memaknai hidup dengan tidak keruan.Aku dengan keterbatasan diri tentang arti dari sebuah kisah hidup yang beruntun.Ada suara serupa yang terus menyapaku di saat sepih menghantuiku.Aku sedang mencari suara itu,mengapa dia terus ada di dalam diriku.Tidak jenuhkah dia,saat kekalutan itu menguasainya.

Ada yang ramai di kejauhan itu,aku bergegas dengan kecepatan tinggi.Keringatpun terus mengucur dengan kecepatan itu,ada perasaan ingin tahu yang besar.Segerombolan orang yang tak lama pula melihat ke arahku.Rasa malu kian mencolok dengan kejadian saat itu.Mengapa semua mata terpanah ke arahku,ada yang salah dengan penampilanku saat ini.

Teriakan yang terus menutupi selah kesendirian hatiku.Kita masih berada di palungan yang sama dan menyapa insan dengan cara yang mirip.Lalu mengapa aku tidak kerasan dengan keadaan ini.Mungkin saja,aku belum lama berkecup dengan singgasana tempat ini.Kami bergegas menepih pada dahan yang bergoyang tentang kesan romantika yang belum lama aku tiduri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s