Lentera Kehidupan

Ada yang menyorotiku dari seberang sana,dan sejengkal langkah kita bercumbuh dalam butiran cahaya yang membias.Lorong gelap itu terisi oleh pijarnya cahaya yang tidak terpikirkan pengaruh biasnya.Aku masih melangkah dengan saksama sambil sedikit membuang pandang pada ujung jalan sana.Mengapa mereka terus mengejarku,apakah mereka juga turut bersamaku mencari.Pencarian akan terang yang searah pandang.

Mereka terus menyiksaku dengan sentakan kaki yang membingungkan dan kadang menjengkelkan.Namun mengapa aku harus terganggu dengan hal demikian.Bukannya dengan sentakan itu,dia bisa berpindah demikian pula denganku ? Sebenarnya mereka sedang menguji konsentrasiku.Aku tidak boleh beradu bicara,karena mereka tidak akan bisa bicara dengan orang yang pengecut.Jika kamu ingin dikatakan hebat,maka melangkahlah dengan tekad awalmu,tanpa harus menikung dengan tikungan kecil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s