Apakah Semuanya Terlambat

Sekarang baru aku sadari tentang sekelumit rasa yang terdalam tersimpan sejak kita berada di lembah yang sama.Aku tidak ingin terus merasa tersiksa oleh rasa yang sebenarnya tulus dan wajar untuk disampaikan.Entah itu dikatakan lemot ataupun tidak,aku tidak mempedulikan itu.Sebenarnya ini adalah keputusan yang paling terbaik untuk kuambil,aku harus mengatakan itu kepada pemilik dari sasaran ini.Aku sangat tulus mencintaimu,namun kita berada di masa yang sama,mencintai Dia yang memangggil kita.Namun bukannya telah diajarkan kepada kita tentang arti dari kejujuran yang hakiki.

Kamu dan aku selalu menjadikan dia sebagai topik dalam cerita senggang kita.Namun tidak apalah,karena sebenarnya tidak menjadi sebuah permasalahan besar untuk dibicarakan secara baik.Namun mengapa dia selalu merasa terganggu jika hadirnya nama baru dalam cerita lucu kita.Apakah kamu belum bisa move on,atau apalah itu yang membuatmu selalu menjadikan dia topik trending.Jujur dia tidak mau menghadirkan orang ketiga,namun apa alasannya,tidak terlintas jawaban itu.Mungkin saja dia cemburu dengan rasa lama yang sepantasnya harus kita simpan dalam coretan kusam binder kita.Namun sebenarnya dia sudah melupakan itu,sudah nyaman sekali dengan situasi sekarang.Kebebasan telah ditemukan dengan begitu tanggungjawab.Semoga kamu dan aku tidak menjadi kita,karena dia mengharapkan kita hanya menjadi abdinya selamanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s