Hati Yang Bergumam

Jika hal ini kita bicarakan tidaklah beda dengan curhatan asmara cinta.Namun bukan itulah yang aku mau katakan kepada kita semua.Dalam sebuah perjalanan usai menungguh lama,kita beraduh pandang tentang sebuah penyatuan tekad,bahwa kita akan segera maju melangkah dalam perubahan yang lama kita imingi.Semua warna bercampur haru tentang sebuah penantian dan pengorbanan akan suatu moment dimana kita membagi pengalaman.

Jejak waktu yang telah terlahap hari,aku mulai memojokkan diri memanah pandang yang menyejukkan mata.Rasa ini membuat keinginan meraih semuanya akan dipaksa sergap menyapa.Lalu mengapa kita tidak saling bergumam.Tentu itu yang tidak indah buatku,karena menyendiri adalah suatu harapan mulia yang terus aku ingini.Ada mereka yang sedari tadi,tak pernah ingin bibir ini terkatup kering.Terus bicara dalam setiap tragedi hidup yang dilalui.Ketika itu,terdengar sayupan suara yang membuat kita terharu.Kadang terdengar gundahan akan nasib yang menantang,seram rasanya.Ada tawa yang terselip diantara wajah merona.Namun apakah kita telah lama diperhatikan oleh seseorang ? Inilah yang terus dirasakan oleh aku yang terus berkutat dalam diam.Mengapa mereka terus tersipu malu pada wajah yang berpura-pura lupa akan sesuatu yang terjadi.Kesungguhan yang terjadi membuat diri ini merasa terganggu oleh rintihan.

Salahkah bila kita menyalahkan mereka yang mengganggu lelap.Barangkali ada kesalahpahaman karena,kebebasan diri yang akan ditonjolkan.Aku lalu menyerah oleh kebisuhan hati yang memojok.Campakanlah setiap butir sejuk yang terasa oleh hawa AC.Kita menjadi sempurna oleh perasaan yang telah lama kita bangun dalam diam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s