Apresiasi Presiden Cina Kepada Jokowi

Lantas apa yang mau kita salahkan tentang sebuah perolehan atas kerja keras yang belum tentu kita dapat lakukan.Menjadi seorang yang tentunya bijak dalam setiap moment kepemimpinan adalah sebuah hal yang lumayan sukar.Sebenarnya semua pemimpin mempunyai keunikan dalam cara memimpin dan bertekad.Kita bisa saja bermimpi tentang sebuah perubahan yang muluk dan indah,namun apakah kita mampu melanggengkan itu semua.Menjadi pupus ketika sepenggal isu yang menyimpang,lemah dan lunglai.Apakah kita bisa disebut pemimpin ? Tentu ia,namun hanya segi ini yang kita lemah.Ada orang lain mengatakan,tidak pantas disebut sebagai pemimpin,karena ketahanan emosional lebih utama dari spiritual dan intelektual.Apakah salah dengan pendapat ini ?

Ketika kita diajak menengok pada masa lalu,tentang sebuah asupan dalam proses panjang menjadi seorang pemimpin,kita sedang diuji kritis dengan diri.Cobalah untuk bersanding dengan diri dan lingkungan yang tidak menerima idemu,kamu jangan menjadi picik ketika bau kentut itu menyengat.Mungkinkah ada jalan lain yang dapat kita ambil ? Sosok seorang Jokowi yang pantas kita ambil hikamhnya,seorang yang rendah hati dan tegas dalam memimpin,konsisten dalam pengambilan keputusan dan tentunya sudah melakukan sebuah proses pertimbangan yang cukup matang,kerja keras dan disiplin dalam bekerja.Inilah yang menjadikan sebuah keberhasilan yang dimilik Jokowi.Maka tidaklah menjadi kikuk,atas pujian presiden Cina kepada Jokowi.Disiplin adalah sebuah pegangan dan cerminan hidup kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s