Matamu

Bolehkah kamu memberiku ruang untuk masuk dan kemudian terus mengisi selah-selah dari buluh matamu yang berbinar terang

Indah dan menyejukkan bak embun pagi yang bertengger pada lembaran daun sejuk

Kamu telah mencoba untuk menjadikan aku terlihat sempurna di setiap jengkal dari langkah kakiku

Kamu begitu tenang dan telah memberikan aku semangat

Terkadang kamu begitu berbahaya karena telah membuatku tersiksa

Kamu selalu menggangu aku dalam tidur malamku

Hingga detak dari jarum jam pun tidak terdengar olehku

Namun kamu begitu berjasa bagiku,karena telah menyempurnahkan hari-hariku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s