Tiang Kapal

Bercinta dalam diam,saat kita mencuri pandang

hangat dan debaran ikut terkulai lemah menahan perih asmara

kita terbuai oleh asmara singkat kejap pada ujung tiang kapal itu

kamu berjingkrak akan pesona laut hijau membentang tentang tunas muda cinta yang bergejolak muncul berkecamba

lupa rentang dua pujaan yang tertinggal waktu dari menit terlewat

apakah kita berbuat dosa,jika ingkar janji telah dikemas indah sempurna ini

bukannya wajar saat kita juga harus menyisah waktu agar bosanpun tak lagi bersarang

lalu apa maumu untuk kelanjutan kisah ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s