Memulai

Jam alarm berdering

membangunkan jiwa yang masih hanyut dalam mimpi dan diri yang terbalut hangatnya selimut

langkah turun kaki menginjak lantai bersiap mengemas

tataplah kepada subuh dan katakan bahwa aku telah dahulu melihatmu sebelum mentari menggerogoti lembut dan sejuknya pori daunmu

tengoklah pada dahan dari ranting yang telah dipagut subuh dengan mata yang melekmu

berbaris maju menuju depan berjanji satu setia sehidup semati

pulanglah dan berbesarlah hati untuk bergandenga berjalan mengarungi tapak hidup

janganlah takut,karena lambaian tangan kami selalu buatmu disaat badai itu hadir dan hendak menggocang

kami selalu ada buat keluargamu

terima kasih dan syukur karena sudah mau untuk melangkah pada permulaan jalan tapak ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s