Masih Ada Kasih

Sekiranya itu adalah pertanda bahwa kita masih ada dalam satu pijakan

semua itu perna aku bayangkan bahwa tidak akan berlangsung lama

kamu dan aku serta dia dan mereka memilih menyendiri pada dunia dan sandaran sendiri

kita tidak menjadi terlihat ada dalam pijakan itu

kita semua seolah tamu asing yang berjumpa pandang saat berpapasan

kita tidak sedang buta mata hati bukan

berjalan menyusuri perjalanan kehidupan yang tidak bertemu kasih sejak waktu itu

mengapa demikian terbayang dalam benak dan hati ini

aku tidak sedang gila dan berkoar bohong dengan anda

kamu perna merasa ibah jika kamu melihat dia menjauh menepih

kamu pasti merasa dia sedang butuh waktu sendiri

itulah kalimat yang terucap sekejap tanpa ada alasan pasti

merajut mimpi denga berdiam pada layar cerah tanpa berpikir menengok

lalu apa yang kamu katakan jika kamu terus ingin berjuang menjadi utama

berkoar lantang menutup ego dan kefasikan

seolah sosialis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s