Paytren

Aku mengenal dari medsos yang menjadi gegabanya yang terus berambisi.Menjadi pantas jika itu tinggal benda yang tidak bernapas hidup.Karena aku tidak memberi napas itu pada benda berlogo menarik perhatian indah itu.

Lalu apakah aku menjadi menyesal dan menjadi tolol dan bodoh pada diri ini yang tidak teliti dan rasional.Diri yang tidak menjadi kritis pada dunia digital serba indah dan menawan hati.Demikianlah kisah itu yang terus ada dalam benak yang menjadi sebuah tugas dalam berekspresi dan bersosialisasi.

Janganlah menjadi begitu terburuh menjamah barang itu jika aku belum pernah menengok dari kata dan kalimat dan dari ucapan nyata tindakan itu.Belajarlah dari kisah ini.Apakah aku yang tidak mahir dalam merangkai benda mati ini menjadi riasan molek menawan indah atau benda itu tidak memberi aku kenimatan.Berhati dalam mengenal dan menjadi bagian dari itu jika kamu belum siap dan tahu menahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s