Mencoba Menghargai

Dalam bait kesempatan itu aku masih sempat bercerita tentang apa saja yang kita rajut di tempat itu

ada sedikit rasa bosan dan rontahan pada setiap bagian tubuh yang sedang meneriaki keadilan

dari pojok tempat itu,aku bersandar mencoba menjadikan diri lebih luwes tanpa harus merasa malu dan kaku

memang orangnya tidak asing bagi aku dari wajah

namun berbeda dengan candaan yang belum dilakukan pada setiap moment

mungkin kali pertama aku menjadi terpikat oleh cerita tambahan lain yang membantu mata ini terus terbelalak

ada sukacita tentunya setelah ada rasa kagum dan syukur dari setiap orang yang merayakan hari jadinya

itupun kami sedang rasakan pada tempat itu pula

menjadi mimpi dan buah bibir cerita manis yang akan dikenang

terima kasih untuk waktu malam itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s