Selasa Kelam

Malam itu,mengapa kami begitu bahagia bercakap tentang kisah kami

ada yang menggelikan di antara kami

lucu melingkupi malam kami

Ada kabar dari arah barat tentang sebuah berita

sosok yang menguatkan kami telah pergi

aku yang menjadi pertama membuat beliau menjadi marah

menjadi begitu kaget bercampur ada syukur

bukan aku menjadi bahagia karena kepergiannya

ada yang aku bayangkan tentang penderitaan yang ia miliki

berat untuk aku ungkapkan,betapa sakit itu terus menjadi beban buat aktivitasnya

namun pancaran wajah tegar sebagai sosok biarawan dua hati itu tetap bahagia dan bersemangat

apakah dia hanya berpura-pura kuat dihadapan kami

atau apa yang melatari semua kenyataan waktu itu

dia adalah yang menjadi panutan dan contoh dari keceriaan seorang yang mengikuti Dia yang memanggil

Terima kasih untuk kisah yang kita rajut bersama

Aku menjadi merasa bersalah akan sikap yang menjadikanmu marah dan terganggu di kala kamu menutup mata untuk beristirahat

aku mencintaimu sosok tegarnya dua hati

selamat jalan dan berbahagialah bersama para kudus

titipkan salam buat saudara dan saudari dua hati,nantikan kami di sana dan kita saling mendoakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s