Pagi Itu

Berdenting memanggil si pemilik dalam balutan kain

menekuk searah sudut ruangan kecil tempat menumpang diri

membuka dan menutup begitu irama dari bola mata

rasanya terus terlarut dalam kehangatan di mimpi

namun sesuatu menyadarkan memanggil dan menunggu serta memulai pergantian pertemuan

beranjak berdiri memosisikan diri meraut secangkir gelas kaca dan meneguk membasah dahaga

melongoh menengok melihat surya menoreh kisah baru pada lembaran sejuk dan putih hawa pagi itu

ada sepoi sejuk

ada butiran embun bertebaran

menghiasi atap tetangga pada arah depan pandangan

baru aku tahu dan sadari bahwa pagi itu adalah yang terindah

aku terperangkat pada sejuknya air

namun itulah awal untuk mencoba tidak hanya merasa

pagi itu indah

teruslah ada pagiku dalam setiap jengkal perjalanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s