Alas kaki

Berdikari dari sekedar berdiri

menerobosi setiap tapak perjalanan

menemukan berbagai kisah dalam nada perjuangan hidup

pernahkah kita bertanya akan berakhirnya sebuah rute perjalanan

Namun tidak pernah dijawab oleh siapa dan saat situasi mana

dapatkah aku mempunyai waktu untuk beristirahat sejenak walau hanya menoleh

atau sekadar melihat tapak kaki yang membekas

lalu bagaimana aku harus mengutarakan sebuah kata bahwa alasku tidak pernah bolong dan perluh diperbaiki

tetapi sedari penglihatan alas kakiku tidak menganga lebar meminta dibelai

terima kasih atas jarak dan lamanya kamu melewati hidup ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s