Rahim

Ada niat untuk memulai sebuah perjalanan awal merangkai kisah

perjalanan dengan langkah awal tertati melewati

perjalanan kisah dimulai

sepih dan berat bukan tempat ini akan aku tinggalkan

lambaian tangan pamit dari setiap tangan orang tercinta beriringan

sejuk sampai pada rahim kasih tempat aku dilahirkan dan dibesarkan

apakah sekadar itukah aku ke tempat ini

pertanyaan mengaung panjang dalam benak

ngaungan penuh tanya dan tugas berat yang harus terpenuhi

bisakah aku melewati ini semua

lembah sejuk

kabut menggili tubuh yang masih ingin memeluk sehelai kain

dengan berat tertanggal demi sebuah perjalanan cinta awal mengukir kisah merangkai mimpi

lonceng berbunyi menyisahkan kesibukan pribadi hanya untuk menyatu tekad bersama

hentakan kaki beriring melewati tapak dan lorong

perjalanan itu berlanjut dengan penuh kisah manis dan pahit

itulah perjalanan

kisah membuat lupa jumlah tapak kaki yang seberapa banyak dan mungkin sudah menggunung tertapak pada lorong

itu kisah asmara pada lembah

membuat aku terbuai

terima kasih rahim yang indah dan lembut

merangkul aku dan mereka menjadi kami dan kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s