Menunda

Saya harus memulai dengan dan dari mana untuk menyatakan

bukannya sebuah yang goblok jika seseorang dapat mengingatkannya kembali saat semuanya sudah terlewat

namun mengapa masih saya lakukannya walaupu sudah saya ketahui

malaskah diri saya atau ketakutan untuk maju dan akhirnya menunda

fatal sekali rasanya

kemana kepada siapa saya harus mengungkapkannya dan mempersalahkan

Tetapi saya bingung untuk memberitakan itu secara nyata

apakah saya malu untuk diketahui orang bahwa itu adalah  salah satu  sisi dari kelemahan saya

bukannya lebih baik jujur daripada bertingkah tahu namun bukan demikian

lelah saya ketika mencoba menenangkan diri sendiri

lalu

apakah saya haru terbuka dan mengakui bahwa saya mempunyai kelemahan dan membutuhkan orang lain untuk membantunya

puisi,12 06 2019

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s